Posted by: ipit08 | September 14, 2009

HAK-HAK DASAR TKA DAN PEDOMAN PRAKTIS MENCARI BANTUAN

Seputar UU Tenaga Kerja

Hak-hak seorang TKA yang bekerja di Taiwan telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan Taiwan (Labour Standard Law & Employment Service Act). Di dalamnya termuat beberapa pasal yang secara jelas memerincikan apa yang merupakan hak pekerja, apa konsekuensi (sanksinya) bila hak-hak itu dilanggar baik oleh majikan atau pun pihak lainnya. Oleh karena itu, pengetahuan yang cukup tentang aturan itu akan sangat membantu TKA dalam membela hak-haknya sendiri.

 

Beberapa pasal yang kiranya perlu anda ketahui:

Pasal 14, ayat 5: Seorang pekerja berhak memutuskan kontrak kerja tanpa peringatan terlebih dahulu bila majikan tidak membayar upah sesuai dengan peraturan yang tertera dalam kontrak kerja (Artinya: tidak membayar gaji pekerja merupakan suatu pelanggaran serius)

 

Pasal 21: Meskipun pengupahan seorang pekerja dapat dilakukan melalui negosiasi dengan majikan, namun pekerja tidak pernah boleh diupah di bawah upah minimum yang resmi. (Artinya: bila anda bekerja pada sektor formal maka gaji minimum-belum termasuk lembur, dll – adalah NT$ 17,280/bulan – tidak pernah boleh lebih rendah dari jumlah tersebut. Bagi yang bekerja di sektor informal seperti PRT atau perawat di rumah-rumah digaji minimal NT$ 15,840/bulan – belum termasuk lembur)

 

Pasal 22: Gaji dibayar oleh majikan secara langsung kepada pekerja sesuai jumlah yang tertera dalam lembaran gaji yang resmi (Artinya: gaji harus diserahkan langsung oleh pihak pertama yaitu majikan/pabrik kepada pihak kedua yaitu pekerja, TANPA melalui pihak ketiga, misalnya agensi. Saat pembayaran gaji, pekerja harus menandatangani daftar gaji yang secara jelas mencantumkan total gaji, jenis-jenis potongan dan pendapatan bersih yang diterima pekerja. JADI, memberikan gaji pekerja pada agensi dan membayar gaji tanpa menandatangani lembaran gaji adalah tindakan yang melanggar UU Ketenagakerjaan)

 

Pasal 24: Majikan harus membayar upah lembur dengan aturan sebagai berikut:

1. Bila jam lembur tidak lebih dari 2 jam: upah lembur per jamnya adalah upah per jam yang resmi dikali 1,33

2. Bila jam lembur lebih dari 2jam tetapi tidak lebih dari 4 jam, maka upah lembur pada jam tersebut adalah upah per jam yang resmi dikalikan 1,66

(Artinya: Berdasarkan peraturan pengupahan yang baru sejak Juli 2007 di mana gaji pokok sebesar NT$ 17,280/bulan – NT$ 576/hari – NT$ 72/jam, MAKA, perhitungan lembur 2 jam pertama adalah: NT$ 72 X 1,33 = NT$ 95,76/jam atau NT$ 96/jam, sedangkan jam berikutnya: NT$ 72 X 1,66 = NT$ 119,52/jam atau NT$ 120/jam. Di luar aturan tersebut adalah pelanggaran)

 

Pasal 25: Majikan tidak boleh memberikan perlakuan yang berbeda kepada pekerja atas dasar perbedaan jenis kelamin. Upah yang sama untuk jenis pekerjaan yang sama kepada pekerja (Artinya: bila dalam pabrik anda diupah lebih rendah hanya karena anda pria atau wanita untuk melakukan pekerjaan yang sama yang dilakukan oleh pekerja lain yang berbeda jenis kelamin dengan anda, itu adalah illegal)

 

Pasal 26: Majikan tidak diperbolehkan memotong gaji pekerja sebagai denda atas kerusakan atau ganti rugi (Berlaku sistem peringatan / warning bila memang kesalahan itu dianggap cukup serius)

Sanksi: Pasal 78: majikan akan didenda NT 30,000 bila memotong gaji pekerja sebagai hukuman atau denda/ganti rugi

 

Pasal 27: Jika gaji tidak dibayar pada waktunya, maka badan atau instansi yang berwenang dapat memerintahkan majikan bersangkutan untuk membayarnya dalam jangka waktu yang ditentukan. (Artinya: tidak boleh mendiamkan begitu saja bila anda terlambat digaji atau tidk digaji samasekali. Laporkan hal tersebut ke CLA  atau BLA)

 

Pasal 30: Jam kerja resmi adalah 8 jam sehari dan/atau tidak boleh lebih dari 84 jam dalam 2 minggu. (Bekerja lebih dari jumlah jam tersebut harus diperhitungkan sebagai lembur)

 

Pasal 36: pekerja akan mendapat 1 hari libur setelah 7 hari kerja. (Pekerja di sektor formal berhak untuk mendapat libur sehari setelah 7 hari kerja, kecuali atas persetujuan pekerja, maka bisa diatur secara lain)

 

Pasal 37: Pekerja dijamin mendapatkan hari libur pada hari raya, hari buruh dan hari – hari raya lainnya yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang. (Artinya: pada hari raya yang telah ditetapkan ini anda berhak untuk mendapat libur)

 

Pasal 42: Majikan tidak boleh memaksa pekerja untuk melakukan pekerjaan selain jam kerja yang biasa dan telah ditentukan dengan alasan kesehatan atau alasan lainnya. Pasal 77: Bila majikan melanggar pasal ini; akan dikenakan hukuman penjara untuk jangka waktu tidak lebih dari 6 bulan, ditahan atau ,membayar denda sebesar NT 20,000

(Artinya: pekerja tidak boleh memaksa diri untuk bekerja lebih dari jam resmi atau untuk lembur bila kondisi atau alasan lain tidak memungkinkannya atau bila itu membahayakan kesehatannya. Bila majikan atau pabrik memaksa, itu adalah sebuah pelanggaran dan anda berhak untuk menolak dan melaporkannya)

 

Pasal 54, ayat 8 (Employment Service Act): Majikan tidak pernah boleh secara illegal menahan dokumen seperti paspor atau KTP (ARC) atau barang-barang lain milik pekerja asing. Sanksinya adalah pencabutan izinan mempekerjakan pekerja asing oleh majikan tersebut. (Dalam sebuah pernyataan resmi CLA pada tanggal 29 Mei 2009 dikatakan: meskipun pada awalnya ada persetujuan kedua pihak (majikan dan pekerja) bahwa majikan menyimpan dokumen-dokumen milik pekerja,tapi bila di kemudian hari pekerja meminta dokumen-dokumen tersebut maka harus segera diberikan. Penolakan tanpa alasan yang jelas atas tindakan ini merupakan perbuatan illegal dan akan didenda sampai NT $ 300.000 serta pencabutan izinan mempekerjakan orang asing selama 2 tahun)

 

Setelah anda mengetahui beberapa informasi tentang hak anda sebagai pekerja, maka apa yang harus anda lakukan bila hak-hak tersebut dilanggar?

ANDA HARUS MELAPORKANNYA!

Bagaimana dan ke mana harus melapor?

Beberapa tips berikut ini kiranya berguna untuk anda:

 

Prosedur Umum Melapor:

Data-data yang harus disertakan:

  1. Data Pribadi:
  • Nama Lengkap (sesuai dengan yang tertera dalam paspor anda)
  • No. Paspor atau ARC (KTP)
  • No. Telpon anda (agar mudah dihubungi bila diperlukan)
  • Negara asal anda
  • Tanggal kedatangan ke Taiwan

2.Pekerjaan:

  • Jenis pekerjaan (PRT, Perawat, Buruh Pabrik/Bangunan atau Nelayan)
  • Daerah / alamat tempat anda bekerja di Taiwan
  • Nama & Alamat Majikan
  • Nama & Alamat agensi
  • Nama PJTKI di Indonesia
  1. Pengaduan:
  • Tertulis: tulis dengan jelas inti atau point-point pengaduan anda lalu anda bisa kirimkan lewat kantor pos atau dikirim melalui fax di setiap 7Eleven terdekat
  • Lisan: per telepon

 

Siapakah Pihak-Pihak yang bisa anda hubungi ketika anda bermasalah dalam Pekerjaan?

 

Dalam relasi anda sebagai pekerja dengan majikan, kemungkinan besar anda akan menghadapi beberapa persoalan, seperti masalah gaji, perlakuan, kondisi kerja, dsbnya. Bila hal-hal tersebut terjadi dan menimpa anda, maka yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut:

        mengkonfirmasi dan menanyakan hal tersebut langsung kepada majikan; bila majikan tidak mendengarkan anda, maka

        Sampaikan hal tersebut kepada agen anda dan meminta agen untuk segera menengahi serta mencari jalan keluarnya

        Tetapi bila baik majikan atau agen tidak menghiraukan anda, maka itulah saatnya melaporkan permasalahan anda kepada pihak-pihak lain.

  • Depnaker Pusat (CLA: Council of Labour Affairs): CLA merupakan intansi/badan nasional yang mengatur kebijakan kerja di Taiwan, seperti: menerbitkan peraturan yang berkaitan dengan mempekerjakan buruh migran. Setiap perusahaan atau majikan yang mempekerjakan orang asing (buruh migran) harus mengurus perizinan pada CLA dan setiap proses transfer/perpindahan majikan harus mendapat persetujuan/pengesahan dari CLA. CLA juga menerbitkan izin operasional bagi para agensi, karena itu bila anda pengaduan berkaitan dengan agensi, anda bisa langsung melapor ke CLA.

Sejak 01 Juli 2009: CLA telah meluncurkan sebuah nomor pengaduan baru bebas pulsa (Free HOTLINE)

New Free Hotline        : 1955 yaitu sebuah layanan dengan beberapa keistimewaan, antara lain: (sebagaimana dikutip dari brosur CLA dengan sedikit perubahan bukan pada isinya)

  • Melayani 24 jam: tanpa libur seperti hari Minggu atau malam hari
  • Dua Bahasa: bahasa Mandarin dan bahasa yang digunakan pekerja asing (Inggris, Indonesia, Thailand dan Vietnam)
  • Bebas pulsa

Jenis-Jenis pelayanannya adalah:

  • Layanan Informasi: bila anda ada masalah kontrak kerja, gaji, jam kerja, kecelakaan dalam kerja atau masalah agensi, CLA  melalui layanan ini siap memberikan konsultasi bantuan hukum secara terperinci
  • Layanan Pengaduan: Jika anda menghadapi persengketaan dengan majikan, mendapat perlakuan yang tidak wajar, atau pelecehan seksual, untuk perlindungan hak anda maka layanan ini akan menghubungi Depnaker setempat atau kepolisian untuk melakukan pemeriksaan
  • Menyediakan konsultasi bantuan hukum: Jika anda mengalami persengketaan dengan majikan yang menimbulkan berbagai masalah, CLA melalui layanan ini juga menyediakan konsultasi bantuan hukum
  • Memindahkan ke tempat layanan perlindungan: Jika anda mengalami persengketaan hukum, pelecehan seksual atau perdagangan manusia, layanan ini akan membantu sesuai keinginan anda, melaporkan kepada pihak Depnaker setempat untuk memberikan penampungan sementara
  • Menyediakan pelayanan informasi instalasi staf lainnya: Jika masalah anda berhubungan dengan instansi lain, layanan ini dapat memberikan informasi lain seperti kekerasan rumah tangga, pencegahan pelecehan seksual, imigrasi dan kepolisian

 

  • Depnaker Daerah (BLA: Bureau of Labour Affairs): BLA merupakan instansi yang menangani masalah pekerjaan yang ada di setiap kota (city) atau kabupaten (county). Untuk memberikan pelayanan khusus kepada para buruh migran maka setiap BLA memiliki seksi khusus yang disebut: Pusat Pelayanan dan Konsultasi bagi para Buruh Asing (lebih dikenal sebagai: Pusat Konseling). Pusat Pelayanan ini mempekerjakan staf yang selain berbahasa Mandarin, juga berbahasa Inggris dan bahasa yang digunakan oleh para buruh migran (Bahasa Indonesia, Thailand, dan Vietnam).

BLA bertugas menengahi perselisihan/persengketaan antara pekerja dan majikan. Pengaduan atas perlakuan majikan dan agensi serta kondisi kerja dialamatkan kepada BLA setempat di mana anda bekerja. Selain itu, BLA juga bertugas mengawasi dan mengecek perusahaan atau majikan yang mempekerjakan buruh migran untuk mengetahui sejauh mana pihak-pihak tersebut menjalankan peraturan kerja yang dikeluarkan oleh CLA.

Ingat ! Bila anda bermasalah, maka hanya BLA di wilayah anda bekerja yang berwenang menyelesasikannya. Maka, penting sekali mengetahui (mencatat dan menyimpan) alamat dan nomor telepon BLA di wilayah anda bekerja. (catatan: untuk mengetahui nomor-nomor telpon tersebut, anda bisa mendapatkannya di halaman lain Majalah INTAI ini)

 

  • Kantor Dagang & Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI): KDEI merupakan perwakilan Negara RI di Taiwan. Dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari, KDEI kurang lebih berfungsi seperti sebuah kedutaan. Untuk mengurus dan memberikan pelayanan bagi warga Indonesia di Taiwan, khususnya bagi para TKI, maka KDEI mempunyai seorang konsuler yang membidangi masalah keimigrasian dan Ketenagakerjaaan.

Bila anda bermasalah dengan PT yang mengirimkan anda dari Indonesia, atau pun dengan majikan serta agensi di Taiwan, dapat mengadu langsung ke KDEI.

Nomor telpon & fax KDEI: (02)-8752-3117

 

  • NGO (Non-Government Organizations) atau yang di Indonesia dikenal dengan nama LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat): Selain mengadu langsung ke CLA, BLA atau KDEI, anda juga bisa meminta bantuan NGO untuk mengadukan masalah anda. Sesungguhnya, ada beberapa NGO yang tersebar di beberapa wilayah Taiwan yang memberikan pelayanan dan bantuan bagi para buruh migran khususnya berkaitan dengan masalah pekerjaan dan memperjuangkan hak-haknya.

Pihak NGO pertama sekali akan menginformasikan anda tentang hak-hak dan kewajiban anda sebagai pekerja, dan terhadap masalah yang anda hadapi maka NGO lalu mengklarifikasi masalah tersebut dengan majikan atau agensi dan apabila menemui jalan buntu, akhirnya pihak NGO akan membantu meneruskan kasus anda kepada badan-badan atau instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti. Pihak NGO dapat meminta BLA untuk mengecek kondisi pekerjaan anda bila ada keluhan tentangnya.

Oleh karena NGO tidak terdapat di semua wilayah, maka ketika anda membutuhkan bantuan NGO dapat menghubungi NGO terdekat di wilayah anda bekerja. Meskipun tidak semua NGO memiliki pekerja sosial asal Indonesia, anda tidak perlu sungkan/takut menghubungi mereka.

Berikut adalah daftar NGO yang bisa anda hubungi dan dimintai batuan:

  • Wilayah Taipei:
    • Migrant Workers’ Concern Desk (MWCD)

Room 201, 2F, No. 51 Chung Shan North Road, Sec. 3, Taipei City, 10461 (Tel: 02-2595-5715 / Fax: 02-2595-6471)

Staf Indonesia: Romo Karolus

  • Scalabrini International Migration Network, Taiwan Branch (SIMN)

Room 202, 2F, No. 51 Chung Shan North Road, Sec. 3, Taipei City, 10461 (Tel: 02-2599-5943 / Fax: 02-2595-6471)

Hubungi: Miss Lorna (berbahasa Mandarin dan Inggris)

  • Taiwan International Workers’ Association (TIWA)

3F, No. 53-6, Chung Shan North Road, Sec. 3, Taipei City, 104 (Tel: 02-2595-6858 / Fax: 02-2595-6755)

Staf Indonesia: Roos

  • Wilayah Chungli – Taoyuan:
    • Hope Workers’ Center (HOPE CENTER)

3F, 65 Chang-Chiang Road, Chungli City (Tel: 03-425-5416 atau 03-422-7075 / Fax: 03-427-1092)

Staf Indonesia: Ibu Mary

  • Wilayah Hsinchu:
    • Hsinchu Migrants’ Concern Desk

No. 81 Shuei yuan St. Hsinchu City 300 (Tel: 03-5735-375 atau 03-5735-387 / Fax: 03-5735-377)

Staf Indonesia: Suster Rosa

  • Wilayah Kaohsiung:
    • Stella Maris International Service Center

No. 37, Lainan Street, Yancheng District, Kaohsiung City, 803 (Tel: 07-533-1840 atau 07-521-3976 / Fax: 07-532-2209)

Yang bisa dihubungi: Father Ranulfo/Popong (bisa juga berbahasa Indonesia seadanya)

 

Baiklah bila anda telah mengetahui sedikit bagaimana dan ke mana mengadu ketika bermasalah dalam pekerjaan, maka sekarang beberapa saran praktis yang perlu diperhatikan ketika anda mengadu/melaporkan masalah anda:

  • Mencatat tanggal pertama kali anda mengadu dan selanjutnya setiap kali mengadu untuk melihat sejauh mana perkembangan pengurusan masalah anda; sangat dianjurkan juga untuk membuat diary atau catatan harian perkembangan kasus anda
  • Dengan hormat menanyakan dan mengetahui nama petugas yang menerima pengaduan anda sehingga memudahkan anda ketika kemudian menelpon dan menanyakan perkembangan pengurusan kasus anda
  • Menyimpan semua dokumen yang kiranya akan diperlukan dalam menangani masalah pekerjaan anda, seperti: daftar gaji, catatan tentang jam lembur (terutama bila tidak ada sebuah sistem pencatatan yang baik oleh pabrik), fotokopi paspor, ARC dan kontrak kerja anda.

 

SELAMAT BEKERJA….

 

Informasi dan klarifikasi,

Hubungi: Romo Karolus

MWCD, No. 51, Chung Shan North Road, Section 3, Taipei City, 10461

Tel. 02-2595-5715 / Fax: 02-2595-6471

Posted by: ipit08 | September 9, 2009

THR: Tunjangan Hari Raya

Assalamualaikum wr. wb.

Rekan seperjuangan anggota dan pembaca blog IPIT
yang dimuliakan Allah,

Terlebih dahulu selamat menjalankan ibadah puasa kepada Muslim yang melaksanakan nya, salut dan hormat saya sampaikan, mengingat situasi dan kondisi di Formosa ini sangat berbeda jauh dengan kebiasaan dan adat turun temurun bangsa kita di Indonesia sana, terutama dalam menjalani bulan puasa, bulan ibadah dan penuh magfirah…

Seperti kebiasaan yang lain menjelang lebaran (Hari Raya Idul Fitri) Pemerintah Indonesia melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengumumkan adanya tunjangan kepada setiap pekerja menjelang datangnya hari raya tersebut.

Hal ini diharapkan pemerintah sebagai alah satu upaya pendorong semangat dan sumber tanggung jawab yang lebih juga loyalitas yang tinggi baik dari pekerja ke perusahaan/majikan, maupun dari majikan/perusahaan kepada pekerja nya.

Tunjangan kepada pekerja yang telah bekerja melebihi dua belas bulan adalah sebesar 1 bulan gaji. Sementara kepada pekerja di bawah satu tahun dan di atas tiga bulan, adalah menghitung berapa lama pekerja itu bekerja, kemudian dibagi 12 kemudian di kali gaji satu bulan.

Pemberian uang tunjangan itu tidak boleh terlambat, paling telat harus sudah diberikan minimal tujuh hari sebelum hari raya tiba.

Hal ini seperti yang tertera pada SURAT EDARAN Nomor : SE.314/MEN/PHIJSK-PKKAD/VI

II/2009 TENTANG PEMBAYARAN TUNJANGAN HARI RAYA KEAGAMAAN

Kembali kepada kita yang nota bene juga pekerja, juga beragama dan melebihi masa kerja satu tahun, adakah konpensasi THR seperti pekerja di tanah air yang tunjangan nya dijamin oleh peraturan pemerintah?

Alih-alih kita mendapat THR, untuk menjalankan ibadah saja (puasa dan shalat 5 waktu yang wajib) masih banyak rekan kerja saudara sebangsa dan se-tanah air yang tidak bisa leluasa menjalankan.

Maklum karena kita tinggal di negara yang non Muslim, tapi adakah upaya pemerintah untuk memberikan pengertian kepada segenap majikan di Formosa ini untuk memberikan kebebasan dan menghormati para pekerja nya yang akan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan nya masing-masing?

Bukankah beragama dan beribadah itu adalah hak azasi manusia?
Kenapa pemerintah Indonesia tidak menekankan kepada pemerintah Taiwan (mungkin dalam hal ini Depnaker Taiwan) untuk memberikan sebuah semacam penawaran; Kami siap mengirimkan tenaga kerja ke negara Anda, asal Anda siap menerima konsekuensinya, diantaranya mau menaati kesepakatan / peraturan untuk memberikan kebebasan terlebih dahulu kepada tenaga kerjanya untuk menjalankan ibadah.

Adakah pemerintah Indonesia menggaris bawahi permasalahan ini?
Hidup di negeri Formosa yang serba wahh… di tambah sedikitnya kesempatan WNI untuk beribadah (mayoritas karena tekanan dari majikan) hal ini semakin memperdalam jurang kemiskinan ahlak dan aqidah.

Kenapa pemerintah Philipin mau mempertahankan hak pekerja yang dikirimkan nya ke Formosa ini untuk beribadah pada hari minggu (mayoritas TKA Philipin adalah Kristen dan beribadah pada hari Minggu) sementara pemerintah Indonesia dalam hal ini tinggal diam saja?

Apakah ada pendiskriminasian antara pegawai/buruh di dalam negeri dengan buruh di luar negeri?
kenapa di dalam negeri mendapat jaminan akan THR sementara di luar negeri wow, jauhhhh….?

Alih-alih mendapat THR, bahkan masih banyak rekan kerja kita yang menerima gaji tidak tepat waktu, dipegang oleh majikan atau agency nya.

Mari kita renungkan persoalan ini.
Berharap ke-depan nya pemerintah Indonesia tidak tanggung dalam melindungi dan memperjuangkan hak pekerja nya yang berada di luar negeri.
Berharap kita bisa bebas menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan kita.
Berharap para majikan di Formosa mau menerima WNI sebagai pekerja nya, termasuk mau pula menerima adat dan kebiasaan serta budaya dan agama si WNI tersebut selama tidak merugikan dan mengganggu kepentingan umum.

Mari kita pikirkan bersama, siapa tahu Boss kita menjelang lebaran akhir bulan ini mau memberikan THR nya kepada kita  ^_^

       (saya gak nolak)
Wassalamualaikum wr. wb.

              -okti li-

Posted by: ipit08 | September 2, 2009

ASURANSI, SLIP GAJI, CUTI TAHUNAN, DLL

oleh: Rm. Karolus Suwendi – MWCD Taipei City

ASURANSI (Insurance)

Semua Tenaga Kerja Asing (selanjutnya akan disebut TKA saja) diwajibkan untuk mengurus setidak-tidaknya dua bentuk asuransi yaitu:

        Asuransi Kesehatan (ASKES): berlaku bagi semua TKA pemegang ARC (KTP) baik yang bekerja pada sektor formal maupun sektor informal (PRT dan perawat orang sakit di rumah pribadi alias caregiver)

        Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK): hanya bagi para TKA di sektor formal (pabrik, bangunan, perawat di panti jompo dan nelayan)

1.Asuransi Kesehatan (ASKES : Health Insurance)

Biaya ASKES langsung dipotong dari gaji TKA setiap bulannya dan besarnya potongan itu harus tercantum dalam daftar gaji TKA dengan perincian:

 

Jumlah Gaji Pokok Dibayar oleh TKA Dibayar oleh majikan
NT$ 17,280 NT$ 236 NT$ 802
NT$ 15,840 NT$ 236 / NT$ 216 NT$ 802

 

Sejak gaji dinaikkan Juli 2007 menjadi NT$ 17,280 (tapi hanya berlaku bagi sektor formal: pabrik, bangunan, nelayan dan panti jompo), maka biaya ASKES juga dinaikkan menjadi NT$ 236/bulan. Tetapi dalam prakteknya, ada majikan yang tetap memungut dari pekerja hanya NT$ 216 dan itu sah-sah saja.

Askes hanya dipakai untuk pengobatan secara umum dan untuk itu TKA diberikan sebuah kartu Askes yang harus dipegangnya sendiri, majikan tidak boleh menahannya.

 

2. Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK : Labour Insurance)

Biaya ASTEK langsung dipotong dari gaji TKA setiap bulannya dan besarnya potongan itu harus tercantum dalam daftar gaji TKA dengan perincian:

 

Jumlah Gaji Pokok Dibayar oleh TKA Dibayar oleh Majikan/Perusahaan
NT$ 17,280 NT$ 190 NT$ 665

 

 Semua buruh pabrik, bangunan, para perawat di panti jompo HARUS memiliki ASTEK, sedangkan bagi para nelayan berlaku ketentuan bila di kapal dipekerjakan lebih dari 5 pekerja juga HARUS memiliki ASTEK.

 

Apa saja keuntungan memiliki ASTEK?

Menurut Peraturan Asuransi Tenaga Kerja (Bagian 3, Pasal 35) disebutkan beberapa keuntungan atau hal-hal yang menjadi pertanggungan ASTEK.

     Ganti Rugi Melahirkan (Maternity Benefit): 1 bulan gaji pokok (ASTEK sec. 2, Pasal 32)

     Ganti Rugi Kecelakaan / Sakit (Injury or Sickness Benefits): 50 % dari gaji pokok untuk jangka waktu paling lama 6 bulan dan perhitungannya dimulai dari hari ke-4 saat mana pekerja tidak mampu lagi untuk bekerja

     Ganti Rugi karena Cacat (Disability Benefit) : sejak hari ke-30 hingga hari ke-1200

     Ganti Rugi Kematian (Death Benefit) :

  • 5 bulan gaji pokok untuk biaya pemakaman (Bila pemakamannya diurus oleh suami/isteri, anak, bapak/ibu, kakek/nenek, atau cucu; maka mereka harus dibayar pula: Astek Sec. 7, Pasal 63)
  • 10 bulan gaji: bila telah ikut dalam asuransi kurang dari 1 tahun
  • 20 bulan gaji: bila telah ikut lebih dari 1 tahun tapi kurang dari 2 tahun
  • 30 bulan gaji: bila telah ikut asuransi lebih dari 2 tahun
  • 3 bulan gaji bila orang tua (ayah atau ibu) dan pasangan (suami/isteri) meninggal di Indonesia
  • 2 ½ bulan gaji bila yang meninggal anak TKA berumur di atas 12 tahun
  • 11/2 bulan gaji bila yang meninggal anak TKA berumur kurang dari  12 tahun

Untuk mengurus Ganti Rugi Kematian (Death Benefit) bila yang meninggal adalah anggota keluarga anda (orang tua, suami/isteri, anak) beberapa persyaratan berikut ini harus dipenuhi:

     Surat keterangan kematian dan surat keterangan hubungan kekerabatan (Akte Kelahiran / Kartu Keluarga) di mana dokumen-dokumen tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin dan disahkan oleh TETO (Taipei Economic & Trade Office: Kantor Dagang & Ekonomi Taipei di Jakarta)

 

Alamat TETO: Taipei Economic & Trade Office Jakarta17th Floor Gedung Artha GrahaJl. Jend. Sudirman Kav. 52-53Jakarta 12190

Tel.: 021-515-1111 / 021-515-3939

Fax: 021-515-2977 / 021-515-4626

 

 

Pengurusannya bisa dengan memberikan Surat Kuasa (Authorization Letter) kepada kerabat atau kenalan di Indonesia. Lalu dikirimkan kepada TKA di Taiwan.

     Fotokopi paspor dan KTP di Taiwan (ARC) dari pelamar (dalam hal ini TKA) – semuanya harus diberi meterai dan diperhatikan bila semuanya benar-benar sesuai aslinya

     Mengisi formulir lamaran untuk ganti rugi kematian dan kuitansinya dari Kantor Asuransi Tenaga Kerja – Selain itu formulir ini dapat juga anda download sendiri dari internet atau minta pada agensi anda atau minta bantuan pada NGO/LSM

 

 

DAFTAR / SLIP GAJI (Pay Slip)

Berdasarkan isi kontrak kerja dan menurut Peraturan Ketenagakerjaan Taiwan, semua TKA harus memiliki daftar gaji yang tersedia dalam 2 bahasa (bilingual) – untuk TKI harus dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia - (perincian potongan yang jelas, ditandatangani setiap bulan bila jumlahnya cocok) dan diserahkan salah satu fotokopinya pada pekerja. Setiap TKA diharapkan memahami dengan baik semua item yang terdapat dalam daftar gajinya agar tidak bingung dalam menghitung gaji yang harus diterimanya setiap bulan. Tidak memberikan daftar gaji kepada pekerja adalah illegal dan TKA berhak melaporkan hal tersebut pada pihak berwenang.

Berikut ini adalah item dalam daftar gaji:

 

  • Sektor Informal: (PRT, caregiver)

 

  Pemasukkan Potongan di Taiwan Potongan Indonesia Terima
Gaji Lembur Total ARC Medikal Agensi Askes Pajak Pinjaman Bank Adm Tabungan
I 15,840 2112/2640 17,952 1,000 1,600-2,000 1,8001,7001,500 216/236 950-3,168 4,438 265 2,000  
II 15,840 2112/2640 17,952 1,000 1,600-2,000 1,8001,7001,500 216/236 950 4,895 900 2,500  

 

Keterangan:

v      I     : Item gaji bagi para TKA sektor informal yang dikenai potongan bank sebagai pengembalian pinjaman selama 15 bulan

v      II   : Item gaji bagi para TKA sektor informal yang dikenai potongan bank sebagai pengembalian pinjaman selama 12 bulan

v      Upah Lembur (kadang disebut sebagai BONUS) yaitu NT$ 2,112 (hanya menghitung 4 hari minggu dalam sebulan), tetapi karena ada bulan tertentu dengan jumlah hari minggunya 5, maka besarnya lembur bulan tersebut mestinya NT$ 2,640. Pekerja harus mengingatkan majikan tentang hal ini.

v      Biaya pemeriksaan kesehatan (MCU) berkisar antara NT$ 1,600 hingga NT$ 2,000

v      Potongan Pajak (Tax): bagi TKA yang masuk ke Taiwan sebelum tahun 2009, umumnya potongan pajak 6 bulan pertama sebesar NT$ 3,168/bulan dan seterusnya NT$ 950. Tetapi bagi yang masuk ke Taiwan sejak tahun 2009 dan sejak diberlakukannya Peraturan Pajak Baru, maka potongan pajak TIDAK BOLEH NT$ 3,168/bulan pada 6 bulan pertama. Meskipun TKA masih dengan status non-resident dan pendapatannya di bawah NT$ 25,920, potongan pajaknya hanya 6 % yaitu NT$ 950/bulan.

v      Potongan untuk PT Indonesia lewat Bank (BCI, Huanan, atau Sunny) telah dirubah periode pembayarannya dari 15 bulan menjadi 12 bulan, meskipun jumlahnya (sesungguhnya) tidak berubah. Setiap TKA harus mengecek tabungannya (sebut nama lengkap dan nomor paspor) ini secara berkala ke:

  • Bank Chinatrust (BCI)       : 02-77100444 (berbahasa Indonesia)
  • Bank Huanan                     : 02-2508-1786 # 555 (berbahasa Indonesia)
  • Bank Sunny                       : 02-2902-5236 (Inggris atau Mandarin)

 

 

  • Sektor Formal (Pabrik, bangunan, perawat panti jompo)

 

Pemasukkan   Potongan di Taiwan Pot. Indonesia Terima
Gaji Lembur Total ARC Medikal Agensi u.makan & Mess Askes Astek
17,280     1,000 1,600-2,000 1,8001,7001,500 2,500 – 3,000 236 190 3,055  

 

Untuk para TKA di sektor formal, mengingat jumlah jam lembur berbeda dari waktu ke waktu, maka HARUS menyimpan semua slip gaji di mana dicantumkan jumlah jam lembur dan bila pabrik tidak menyediakan suatu sistem yang baik/jelas untuk pencatatan jam lembur, maka TKA sendiri HARUS mencatat secara teratur jumlah jam lemburnya. Hal ini kemudia akan sangat penting untuk penghitungan pajak dan bila ada perselisihan soal gaji dengan pihak pabrik.

 

INGAT !!!

Bila TKA kembali bekerja ke Taiwan lewat proses Direct Hiring (tanpa melalui agensi), maka jenis potongan gajinya hanya meliputi:

  • Biaya ARC (KTP)
  • Biaya Check Kesehatan (MCU)
  • Biaya ASKES + ASTEK
  • Pajak (bila ada: disesuaikan dengan jumlah gaji yang diterima per bulannya)

 

Beberapa hal umum yang harus diperhatikan berkaitan dengan gaji:

           Gaji harus dibayar setiap bulan oleh majikan kepada pekerja pada waktu yang telah ditentukan – gaji bukan dibayar kepada agensi, kecuali biaya agensi

           Ingatkan majikan untuk segera membayar gaji bila terlambat atau belum membayar gaji anda

           Jumlahnya harus sesuai dengan yang tertera dalam daftar (slip) gaji

           Pekerja harus menandatangani daftar gaji saat menerima gaji – bila jumlah yang diterima tidak sesuai dengan yang tertera dalam daftar gaji, maka pekerja harus membuat catatan tentang kekurangannya / kelebihannya

           Daftar gaji harus disimpan sebaik-baiknya karena akan sangat penting dan menjadi acuan utama bila di kemudian hari anda bermasalah menyangkut perhitungan gaji anda – buat fotokopi lebih dari satu dan disimpan !

 

BIAYA AGENSI (Service Fee):

Untuk segala pelayanan yang diberikan oleh pihak agensi pemakai di Taiwan maka pihak pekerja membayar biaya pelayanan (Service Fee) pada agensi dengan ketentuan sebagai berikut:

           Pada tahun I      : NT$ 1,800 / bulan

           Pada tahun II     : NT$ 1,700 / bulan

           Pada tahun III    : NT$ 1,500 / bulan

Pihak agensi diperbolehkan untuk memotong biaya agensi setelah 3 bulan sekali, jadi pungutannya tidak boleh pada awal tetapi pada akhir setiap 3 bulan

Apa saja yang termasuk pelayanan agensi ?

  • Menjemput TKA saat pertama kali datang
  • Menghantar TKA saat pulang menyelesaikan kontrak kerja (tidak dibenarkan bila agensi memungut ongkos tambahan untuk menjemput atau menghantar TKA ke bandara)
  • Menghantar TKA untuk mengurus dokumen: ARC, Medikal, membayar pajak dan urusan dokumen-dokumen lainnya
  • Mengunjungi TKA secara berkala dan menengahi permasalahan yang timbul dalam pekerjaan antara majikan dan TKA
  • Biaya makanan dan tempat tinggal seandainya TKA akan ganti majikan

 

MENABUNG (Saving)

Apakah anda mau menabung sebagian atau seluruh gaji yang diterima – itu adalah HAK anda sepenuhnya

           Pemotongan gaji untuk tabungan diperbolehkan hanya dengan persetujuan pekerja. (pemaksaan menabung-forced saving- adalah illegal dan bila itu terjadi anda harus melapor). Oleh karena itu, pekerja dapat menghentikan persetujuan tersebut setiap waktu.

           Broker atau agensi TIDAK BERHAK memotong gaji pekerja untuk ditabung dan memegang buku tabungan pekerja

           Bila memang pekerja menyetujui sebagian atau seluruh gajinya ditabung, maka buku tabungan (rekening) HARUS atas nama pekerja (bukan majikan/agensi)

           Pekerja HARUS dan BERHAK untuk secara berkala/teratur mengecek buku tabungannya

 

CUTI TAHUNAN (Annual Leave)

Semua TKA (baik di sektor formal maupun informal) BERHAK mendapat cuti tahunan dengan ketentuan sebagai berikut:

           7 hari libur setelah menyelesaikan masa kontrak kerja 1 tahun pertama dan akan memasuki masa kontrak kerja tahun ke-2, tetapi bila pekerja tidak mengambil 7 hari liburan ini dan tetap bekerja pada majikannya, maka 7 hari itu HARUS di-uang-kan sesuai besarnya upah sehari

  • Untuk pekerja sektor formal    : 7 X 576 = NT$ 4,032
  • Untuk pekerja sektor Informal            : 7 X 528 = NT$ 3,696

           7 hari libur lagi setelah menyelesaikan masa kontrak kerja tahun ke-2 dan akan melanjutkan kontrak ke tahun ke-3, tetapi bila liburan ini tidak diambil maka harus di-uang-kan dengan ketentuan yang sama seperti sebelumnya

Catatan:

v     Cuti tahunan ini bukan tergantung pada kebaikan majikan ataukah harus dirundingkan terlebih dahulu – Jadi, tidak perlu harus ada persetujuan lisan terlebih dahulu dari majikan/pabrik untuk membayarnya atau tidak

v     Bila TKA hanya bekerja 1 tahun, maka tidak ada cuti tahunan

v     Bila TKA bekerja lebih dari setahun tapi tidak lebih dari 2 tahun, maka mendapat jatah 7 hari cuti

v     Bila TKA bekerja lebih dari 2 tahun dan tidak lebih dari 3 tahun, maka mendapat jatah cuti 14 hari

v     Cuti tahunan ini HARUS diganti dengan uang bila pekerja tidak mengambilnya untuk berlibur

Posted by: ipit08 | August 28, 2009

Kontrak Kerja

PERJANJIAN KERJA ANTARA

MAJIKAN DENGAN

Perawat Orang Sakit (Care Giver)

 

 

Nama Majikan ___________________________________________

Alamat           _______________________

 

SELANJUTNYA DISEBUT PIHAK PERTAMA

Nama Pekerja____________________________________________

Alamat di Indonesia ________________________________________

 Nomor paspor,                ___________________________________

tanggal dan tempat pengeluaran

__________           __________           ______________

Tanggal Lahir______         Tempat Lahir_______      Jenis Kelamin______

  Status Perkawinan:  Menikah/Belum menikah/Cerai

_________________________________________

Jumlah anak di bawah umur 18 tahun dan belum menikah

____________________________________________________

Nama ahli waris___________________________________________

 Nama  ___________________________________________________

Alamat___________________________________________________

Telepon                           Hubunga 

SELANJUTNYA DISEBUT PIHAK KEDUA

PIHAK PERTAMA menempatkan PIHAK KEDUA di Taiwan, ROC sebagai _PERAWAT ORANG SAKIT_ dan kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani Perjanjian Kerja mengenai hal-hal sebagai berikut :

          Pasal 1          Jangka Waktu Perjanjian Kerja

Kontrak ini berlaku selama ___ tahun___bulan___hari (dapat di perpanjang) terhitung sejak PIHAK KEDUA tiba di Taiwan. PIHAK PERTAMA harus mendapatkan persetujuan dari PIHAK KEDUA untuk dapat memperpanjang Perjanjian Kerja selama setahun. Hubungan kerja antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA akan putus dengan sendirinya setelah jangka waktu Perjanjian Kerja ini berakhir.

           Pasal 2         Kewajiban PIHAK KEDUA

2.1       PIHAK KEDUA bekerja di PIHAK PERTAMA sebagai Perawat Orang Sakit.

2.2       Di bawah pengawasan dan pengarahan dari PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA selama menjalankan tugas yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA harus bersikap baik, menjaga keselamatan sendiri dan rekan kerjanya.

Pasal 3         Kewajiban PIHAK PERTAMA

3.1.      PIHAK PERTAMA wajib memberikan gaji setiap bulan sebesar NT$, diberikan kepada PIHAK KEDUA pada tanggal yang telah ditentukan setiap bulannya. PIHAK PERTAMA boleh memotong gaji PIHAK KEDUA untuk membayar biaya yang ditentukan oleh pemerintah Taiwan seperti asuransi kesehatan.

3.2       Gaji harus diberikan seluruhnya langsung kepada PIHAK KEDUA setiap bulannya dan rinciannya (dalam bahasa Mandarin dan Indonesia) tidak boleh diberikan atau dititipkan kepada pihak ketiga.           

 3.3.      PIHAK PERTAMA bertanggungjawab menyediakan tempat tinggal yang layak untuk PIHAK KEDUA tanpa memungut biaya.

3.4.      PIHAK PERTAMA harus menyediakan makanan yang layak sehari-hari minimal 3 (tiga) kali termasuk pada hari libur maupun selama sakit kepada PIHAK KEDUA tanpa memungut biaya.

3.5       Untuk menjaga kualitas kerja PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA wajib memberikan waktu istirahat yang cukup kepada PIHAK KEDUA.

3.6       PIHAK PERTAMA harus menghormati agama dan kepercayaan yang dianut PIHAK KEDUA. PIHAK PERTAMA wajib memberikan kesempatan kepada PIHAK KEDUA untuk menjalankan ibadahnya.

  Pasal 4         Cuti dan ijin kerja

4.1       Setelah PIHAK KEDUA bekerja genap 1 (satu) tahun dibawah 3 tahun, setiap tahun PIHAK PERTAMA wajib memberikan PIHAK KEDUA 7 (tujuh) hari cuti tanpa memotong gaji atau atas persetujuan PIHAK KEDUA dapat digantikan dengan uang (yang besarnya NT$ _________ X 7 hari dan diberikan langsung kepada PIHAK KEDUA).

4.2       Apabila PIHAK KEDUA menderita sakit, PIHAK PERTAMA wajib memberikan izin karena alasan sakit.

4.3       PIHAK KEDUA berhak mendapatkan libur 1 (satu) hari dalam 7 (tujuh) hari. Apabila PIHAK KEDUA bekerja di hari libur resmi tersebut diatas maka PIHAK PERTAMA wajib memberikan uang lembur. (NT$ _______/hari)

           

  • Pasal 5   Asuransi

5.1       Selama penempatan di Taiwan, PIHAK PERTAMA wajib membantu PIHAK KEDUA untuk mengurus asuransi kesehatan. Pembayaran premi untuk asuransi tersebut disesuaikan dengan Peraturan Asuransi Kesehatan Taiwan. 

           

5.2       Bila PIHAK PERTAMA tidak dapat membelikan Asuransi Tenaga Kerja maka PIHAK PERTAMA wajib menggantikan dengan Asuransi Jiwa lain yang pertanggungannya minimal NT$ 300,000.

           

5.3       Bila terjadi kecelakaan kerja dan majikan tidak membelikan Asuransi Tenaga Kerja atau Asuransi Jiwa maka PIHAK PERTAMA harus bertanggung jawab sebesar nilai pertanggungan yang harus dibayar oleh pihak asuransi.

           

Pasal 6         Pemutusan hubungan kerja dari Perjanjian Kerja

6.1       Apabila PIHAK KEDUA terbukti (3 kali surat peringatan yang disetujui oleh kedua belah pihak) tidak mampu melaksanakan kewajibannya maka PIHAK PERTAMA dapat mengakhiri atau memutuskan hubungan kerja dan PIHAK KEDUA bersedia kembali ke Negara asal. 14 (empat belas) hari sebelum pemulangan yang bersangkutan harus dibawa dulu ke pusat konseling daerah guna pengecekan alasan kepulangannya.

           

6.2       Selama masa penempatan, apabila terbukti terjadi hal-hal seperti di bawah ini, PIHAK PERTAMA berhak memutuskan hubungan kerja

           

(1).      Terbukti PIHAK KEDUA tidak mampu menjalankan kewajibannya dan telah mendapatkan surat peringatan yang masuk akal minimal 3 (tiga) kali.

(2).      Selama penempatan, PIHAK KEDUA menolak pemeriksaan kesehatan/medical checkup periodik, kondisi mental dan fisik yang menyebabkan tidak dapat menjalankan kewajibannya atau menderita penyakit menular atau yang mematikan, terbukti memakai obat-obat terlarang seperti Morphine atau Amphetamine.

(3).      Melanggar hukum yang berlaku di Taiwan dan sifatnya membahayakan.

(4).      Tanpa sepengetahuan PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA bekerja di luar isi kontrak ini (bekerja sambilan).

(5).      Kehilangan kemampuan untuk bekerja karena sakit yang tidak bisa disembuhkan (sesuai dengan keterangan dari dokter) dan tidak termasuk hal-hal yang disebabkan oleh kecelakaan kerja.

(6).      Tidak bekerja tanpa memberikan alasan selama 3 (tiga) hari berturut-turut atau 6 (enam) hari dalam 1 (satu) bulan secara tidak berturut-turut.

6.3       Apabila PIHAK KEDUA melanggar undang-undang perburuhan pasal 12, seperti terbukti adanya tindakan seperti menyiksa dan melakukan tindakan asusila atau tindakan-tindakan melanggar hukum terhadap PIHAK PERTAMA atau keluarganya maka PIHAK KEDUA dapat dipulangkan ke Indonesia

 

6.4       Apabila PIHAK KEDUA mengalami kecelakaan dalam jam kerja dan lingkungan kerja yang ditentukan didalam Perjanjian Kerja ini, yang mengakibatkan PIHAK KEDUA luka berat maka PIHAK PERTAMA harus melaporkan kronologi kejadian tersebut kepada agency Taiwan, instansi pemerintah Taiwan yang terkait dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei. Hak dan kewajiban kedua belah pihak harus merujuk kepada Hukum Perlindungan Kecelakaan Kerja Tenaga Kerja.

Apabila PIHAK KEDUA meninggal dunia yang mengakibatkan pemutusan Perjanjian Kerja, PIHAK PERTAMA harus melaporkan kronologi kejadian tersebut kepada agency Taiwan, instansi pemerintah Taiwan yang terkait dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, PIHAK PERTAMA membantu mengatur pemulangan jenazah PIHAK KEDUA ke Indonesia yang biayanya diambilkan dari Asuransi Jiwa seperti yang tersebut dalam pasal 5.2 dan 5.3 diatas.

6.5       Apabila PIHAK PERTAMA melakukan hal-hal berikut, PIHAK KEDUA berhak memutuskan Perjanjian Kerja

           

6.6       Apabila PIHAK PERTAMA melakukan hal-hal berikut, PIHAK KEDUA berhak memutuskan Perjanjian Kerja

           

(1). Selama masa Perjanjian Kerja, PIHAK PERTAMA memperlakukanbkekerasan atau sejenisnya yang bersifat memalukan PIHAK KEDUA.

(2).      PIHAK PERTAMA tidak membayar gaji atau tidak membayar penuh gaji PIHAK KEDUA.

(3).      Bekerja di luar perjanjian karena permintaan PIHAK PERTAMA.

(4).      PIHAK PERTAMA tidak jujur mengungkapkan isi dari Perjanjian Kerja ini, sehingga PIHAK KEDUA percaya yang menyebabkan hak PIHAK KEDUA dirugikan.

(5).      Pekerjaan yang ditentukan didalam Perjanjian Kerja ini dapat membahayakan kesehatan PIHAK KEDUA. Setelah diminta untuk memperbaiki kondisi kerja PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA masih tidak mengambil langkah perbaikan.

(6).      PIHAK PERTAMA atau wali PIHAK PERTAMA menderita penyakit menular yang dapat menular ke PIHAK KEDUA.

(7).      PIHAK PERTAMA melanggar Perjanjian kerja atau peraturan lain yang merugikan PIHAK KEDUA.

6.7       Selama Perjanjian Kerja, apabila karena alasan tertentu yang mengakibatkan PIHAK PERTAMA kehilangan ijin untuk mempekerjakan TKI atau memenuhi hal-hal yang telah disebutkan pada Perjanjian Kerja ini pasal 6.6, untuk memberikan perlindungan hak kerja PIHAK KEDUA maka PIHAK PERTAMA harus melepaskan quota pekerja. Apabila PIHAK KEDUA tidak menyetujui untuk pindah majikan atau setelah dilakukan proses pindah majikan namun tidak mendapatkan majikan yang baru, maka kedua belah pihak setuju untuk memutuskan Perjanjian Kerja ini dan seluruh gaji sebelum pemutusan Perjanjian Kerja harus diserahkan kepada PIHAK KEDUA.

           

Pasal 7         Jaminan Pengobatan

Selama masa Perjanjian Kerja, PIHAK PERTAMA membantu mengatur perawatan medikal kepada PIHAK KEDUA baik disebabkan karena kecelakaan kerja maupun karena alasan lain dan PIHAK KEDUA menerima perawatan yang diberikan oleh instansi perawatan yang sah di Taiwan.                                                                                                                                                                        

Pasal 8         Hal lain-lain

           

Apabila terjadi bencana alam, peperangan atau hal-hal yang tidak dapat dihindari, PIHAK PERTAMA wajib mengatur keselamatan PIHAK KEDUA dan apabila PIHAK PERTAMA tidak mampu menjalani kewajibannya kepada PIHAK KEDUA maka penyelesaiannya harus mengacu kepada Perjanjian Kerja pasal 6.7 Apabila PIHAK KEDUA menjadi korban sehingga tidak dapat bekerja lagi maka PIHAK PERTAMA wajib membiayai seluruh biaya pengobatan dan biaya kepulangannya.

           

Pasal 9         Bahasa yang digunakan

           

Kontrak ini tertulis dalam bahasa Mandarin dan Indonesia, apabila ada perbedaan maka yang diutamakan adalah bahasa Mandarin.

 

Perjanjian Kerja ini dibuat dalam 2 (dua) berkas asli yang telah disahkan oleh Kantor Perwakilan Pemerintah Indonesia di Taiwan dan disimpan masing-masing oleh kedua belah pihak sementara 3 (tiga) berkas copy, 1 (satu) berkas diserahkan ke Kantor Perwakilan Pemerintah Taiwan di Indonesia, 1 (satu) berkas disimpan oleh agency Taiwan dan 1 (satu) berkas disimpan oleh agency Indonesia.

(PIHAK PERTAMA) :         (PIHAK KEDUA) :

 (Agency Taiwan) :   (PPTKIS Pengirim) :

 (Alamat dan No Telepon) :            (Alamat dan No Telepon) :

Update 2 Juni 2008

Posted by: ipit08 | August 27, 2009

TIPS BEKERJA DI TAIWAN

Tips Bekerja di Taiwan

  Rm. Karolus Suwendi – MWCD Taipei City

Setelah mengetahui sistem perpajakan Taiwan, maka sekarang diajak untuk lebih jauh mengenal hak-hak anda sebagai pekerja asing di Taiwan

 Tips Berkaitan dengan Kontrak Kerja

 Sejak pertama kali anda datang ke Taiwan

 Majikan atau agenmu HARUS memberikan fotokopi kontrak kerja anda kepada anda

Jangan sekali-kali menandatangani kontrak tambahan atau pernyataan/perjanjian apa pun berkaitan dengan kontrak kerja karena hal itu hanya akan menyulitkan dan merugikan anda di kemudian hari !

Apa saja alasan anda bisa ganti majikan (transfer) ?

  •  Terlambat digaji atau tidak digaji samasekali
  •  Pabrik tempat anda bekerja bangkrut (telah dinyatakan bangkrut oleh instansi berwenang)
  • Mengalami pelecehan seksual, tindakan kekerasan dan penghinaan (bukti tentang semuanya ini sangat penting)
  • Dipaksa untuk bekerja yang tidak sesuai dengan job anda
  • Orang yang dijaga atau majikan meninggal dunia atau pindah ke negara lain

Apa alasan yang sah anda bisa dipulangkan ?

  • Melakukan tindakan kekerasan atau menghina majikan
  • Terlibat dalam tindakan kriminal/kejahatan
  • Pelanggaran serius terhadap kontrak kerja atau aturan kerja
  • Merusakkan harta benda pabrik
  • Tidak hadir / absen dari kerja tanpa pemberitahuan selama 3 hari berturut-turut

Majikanmu tidak boleh memulangkanmu tanpa alasan yang jelas dan sah

 Misalnya:

  •  Bila majikanmu hendak memulangkanmu dengan alasan tidak ada cukup pekerjaan yang perlu dikerjakan

       Anda bisa minta untuk ditransfer/digantikan majikan baru

       Anda bisa merundingkan pesangon dan pengembalian biaya agensi

       JANGAN menandatangani surat pemutusan kontrak kerja, karena bukan anda yang memutuskan kontrak kerja, tetapi anda diberhentikan. Bila anda bimbang apa yang harus dilakukan, silahkan mengontak LSM / NGO untuk meminta saran / pertimbangan.

Kapan kontrak kerja anda berakhir ?

 Bila kontrak kerjamu diputuskan sebelum waktunya ( 2 tahun, tahun ke-3 atau meneruskan kontrak yang lain) anda mungkin akan menghadapi beberapa situasi berikut ini:

  •  Majikan atau agen akan meminta anda untuk menandatangani surat pernyataan “bersedia untuk meninggalkan Taiwan’

           Jika hal ini bukan kehendak anda untuk pulang, maka JANGAN menandatangani apa pun !

  •  Mereka HARUS menghantar anda ke badan yang berwenang yaitu: Departemen Tenaga Kerja (Bureau of Labour Affair = BLA atau Pusat Konseling Tenaga Kerja Asing) untuk konfirmasi tentang rencana pemulangan / kepulangan

Inilah adalah kesempatan yang baik buat anda untuk mengadukan pada   petugas   konseling atau Depnaker apa yang sebenarnyaa terjadi yaitu       bahwa anda   tidak mau      pulang atau mengadukan masalah lain seperti            pembayaran upah    lembur, potongan    gaji, atau pesangon, dll.

  •  Membawa anda langsung ke bandara / lapangan terbang.

 Di bandara ada sebuah Pusat Pelayanan dan Pengaduan bagi para tenaga kerja   asing   (CLA Airport Taoyuan: Tel. 03-3983977 atau Kaohsiung: Tel. 07-8036804) yang   berlokasi di terminal    keberangkatan. Anda bisa langsung ke sana meminta  bantuan atau  menanyakan petugas yang berseragam tentang bagaimana caranya ke Pusat Pelayanan dan Pengaduan CLA untuk tenaga kerja asing

 Anda tahu “upah minimum” ? (Basic Wage)

 Upah minimum (berdasarkan UU Ketenagakerjaan Taiwan)

 Sebelum 01 Juli 2007:

 NT$ 15,840 (per bulan) : 30 hari = NT$ 528 (per hari)

Sejak 01 Juli 2007:

 Dinaikkan menjadi: NT$ 17,280 (per bulan) : 30 hari = NT$ 576 (per hari) : 8 jam = NT$ 72 (per jam) bagi mereka yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan Taiwan (seperti: buruh pabrik, bangunan, Nelayan dan perawat di panti jompo)

Perhatian !PRT dan perawat orang sakit di rumah pribadi belum diatur dalam UU Ketenagakerjaan Taiwan 

MWCD, IPIT dan MENT masih berjuang untuk ini !!!

Jadi, upah minimum HARUS dinaikkan sejak 01 Juli 2007

 Bila pabrik/majikan tidak menaikkan gaji anda, itu adalah illegal.

Sementara itu, biaya makan dan tempat tinggal (board aand Lodging) ditentukan dalam kontrak kerja. Maka, bila pabrik atau majikan menaikkan biaya makan dan tempat tinggal tanpa persetujuan pekerja, hal tersebut adalah illegal karena bertentangan dengan isi kontrak kerja. Berarti pekerja/anda berhak untuk MENOLAK, tidak membolehkan majikan menaikkan biaya makanan dan tempat tinggal meskipun upah minimum telah dinaikkan.

 JANGAN menandatangani apa pun yang anda tidak setujui atau tidak mengerti !

 Upah Lembur (Overtime Payment)

  •           Jam 1 dan ke -2 : NT$ 72 x 1.33 = NT$ 96
  •         Jam selanjutnya: NT$ 72 x 1.66 = NT$ 119,52 atau NT$ 120
  •         Lembur pada Hari Raya (ada angin topan, Tahun Baru China, dan hari raya lainnya): dibayar double / dua kali lipat

artinya: kalau anda bekerja pada hari itu, anda selain menerima NT$ 576 upah per hari ditambah NT$ 576 untuk 8 jam kerja (Tetapi, kalau dicermati sebetulnya mengambil lembur pada hari raya KURANG MENGUNTUNGKAN anda karena anda hanya dibayar NT$ 576 untuk 8 jam, atau NT$ 72 per jam. Padahal lembur hari biasa anda bisa mendapatkan NT$ 96 – NT$ 120 per jamnya)

SIMPAN SLIP ATAU DAFTAR GAJI ANDA SEBAIK-BAIKNYA !!! ANDA AKAN SANGAT MEMBUTUHKANNYA BILA MENGAJUKAN PENGADUAN DI KEMUDIAN HARI & BERHATI-HATI DENGAN DOKUMEN APA SAJA YANG ANDA TANDATANGANI

 JAM KERJA MAKSIMUM (Maximum Working Time)

  •        Maksimum waktu kerja resmi: 84 jam dalam 2 minggu
  •       8 jam / hari, selanjutnya dihitung lembur
  •       1 hari libur setelah 7 hari kerja (tidak berarti harus hari Minggu)

 

            Anda berhak menolak untuk bekerja lembur kapan saja anda  tidak   menghendakinya. Bila majikan/pabrik masih memaksa             anda, mereka  bertentangan dengan UU Kriminal

 Memahami Hak-Hak Dasar bila terjadi Kecelakaan Kerja

(Occupational Accident)

 Hal-hal yang tergolong kecelakaan kerja: penyakit, luka, cacat atau kematian yang terjadi di tempat kerja, atau sebagai akibat karena melakukan pekerjaan tertentu.

  •   Jika anda terluka selama bekerja:

       Segera ke rumah sakit

       katakan kepada dokter: kapan, di mana dan bagaimana anda terluka

       Hubungi agensi atau bisa juga LSM / NGO

 Hak-hak Pokok Pekerja yang terluka dalam pekerjaan:

  •  Biaya pengobatan: semuanya dijamin oleh asuansi tenaga kerja dan majikan / pabrik
  •  Ganti rugi gaji selama masa perawatan:

       pada tahun I : asuransi tenaga kerja (Astek) menanggung 70% daripadanya setiap bulan

       pada tahun II: asuransi tenaga kerja menanggung 50% daripadanya setiap bulan

 Jadi, majikan sebetulnya mengeluarkan biaya yang TIDAK begitu besar  untuk ini

  •         Ijin sakit karena kecelakaan kerja: (dibayar penuh)
  •         Majikan tidak dapat memutuskan kontrak kerja selama masa perawatan: majikan harus membayar gaji pekerja hingga kontrak kerja     berakhir atau pembayaran sekaligus untuk ganti rugi diberikan (UU Ketenagakerjaan Artikel 59)
  •         Ganti Rugi untuk Cacat: ganti rugi disesuaikan dengan anggota badan mana yang hilang/cacat.

JANGAN mengajukan ganti rugi untuk cacat sebelum pengobatan dan masa perawatan selesai karena bila demikian asuransi tenaga kerja akan menghentikan pembayaran untuk biaya pengobatan dan ganti rugi gaji bulanan

  •         Bila pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja, keluarga dapat mengajukan/meminta:

       5 bulan gaji pokok untuk biaya pemakaman

       10 bulan gaji pokok sebagai ganti rugi kematian untuk masa kerja 1 tahun

       20 bulan gaji pokok sebagai ganti rugi kematian untuk masa kerja kurang dari 2 tahun

       40 bulan gaji pokok sebagai ganti rugi kematian untuk masa kerja lebih dari 2 tahun

  •     Bila ARC / KTP anda hampir habis masa lakunya sedangkan anda masih membutuhkan perawatan/pengobatan karena kecelakaan kerja, maka: anda  dapat tinggal di Taiwan hingga selesai masa perawatan

       Dokumen yang diperlukan:

■         Surat keterangan dokter yang menunjukkan bahwa anda masih membutuhkan perawatan lebih lanjut

■         Ganti visa anda

■         Pergilah ke kantor Imigrasi setempat untuk memperpanjang ARC

 

Bersambung………

 

Pertanyaan, koreksi dan  dan klarifikasi:

Silahkan dialamatkan kepada:

Rm. Karolus  Suwendi

Migrant Workers’ Concern Desk (MWCD) – Taipei City

Tel. 02-2595-5715 / Fax 02-2595-6471

Posted by: ipit08 | August 26, 2009

PERATURAN PERPAJAKAN TAIWAN 2009

Aplikasi Peraturan Perpajakan Taiwan 2009 Bagi Para Tenaga Kerja Asing

 

Oleh: Rm. Karolus – MWCD

 

Hanya dalam beberapa bulan yang telah lewat peraturan perpajakan Taiwan telah direvisi dan mengalami dua kali perubahan. Kenyataan ini membingungkan setiap orang dalam menghitung pajaknya dan mengharuskannya bertanya ke sana kemari untuk suatu informasi yang jelas dan tepat.

Kapan aturan perpajakan baru mulai berlaku ?

Terhitung sejak 16 Januari 2009 diberlakukan aturan pajak yang baru dengan beberapa perubahan dari aturan perpajakan sebelumnya

Beberapa point yang perlu dijelaskan:

 Besar Potongan Pajak:

Bila dalam aturan perpajakan lama, seseorang harus membayar pajak

  • 20 % dari penghasilannya bila bukan penduduk (non-residen: masa tinggal kurang dari 183 hari / 6 bulan dalam 1 tahun fiskal selama tahun kedatangan), dan
  • 6 % dari penghasilan bila termasuk penduduk (residen: tinggal lebih dari 183 hari dalam 1 tahun fiskal)

 

 Maka,

Peraturan pajak yang baru menetapkan bahwa:

 Apabila seseorang itu dikategorikan residen (telah tinggal lebih dari 183 hari dalam 1 tahun fiskal: 01 Januari – 31 Desember), maka jumlah pajak yang harus dibayar adalah prosentase dari selisih antara

Total pendapatan dalam tahun tersebut termasuk taxable incomes[1] dikurangi total pendapatan yang tidak dikenai pajak (tax exemption = NT$ 250,000) X  6 % 

 

Contoh 1: Si A bekerja di pabrik tiba di Taiwan 1 Maret 2009. Dia termasuk residen/penduduk karena akan tinggal selama 10 bulan hingga 31 Desember 2009 nanti. Gaji ditambah lembur yang diterimanya setiap bulan adalah NT$ 25,000. Berarti selama 10 bulan  (Maret – Desember 2009) akan menerima total gaji: NT$ 250,000 (25,000 x 10).

Maka potongan pajaknya sebesar: 250,000 – 218,333 (tax exemption untuk 10 bulan) X 6 % = NT$ 1,900 (RESIDEN DENGAN PENDAPATAN NT$ 25,000)

 Contoh 2: Si B bekerja di pabrik tiba di Taiwan 1 Maret 2009. Dia termasuk residen/penduduk dan akan tinggal 10 bulan hingga 31 Desember 2009 nanti. Gaji ditambah lembur yang diterimanya setiap bulan adalah NT$ 20,830 (gaji pokok: 17,280 + Lembur NT$ 3,550). Maka, dari Maret – Desember 2009 (10 bulan) dia akan menerima gaji sebesar NT$ 208,300 (20,830 x 10). Perhitungan pajaknya: 208,300 218,333 X 6% = - NT$ 602 (RESIDEN DENGAN PENDAPATAN NT$ 20,830/bulan atau lebih kecil: Tidak perlu bayar pajak)

 Contoh 3: Si C bekerja sebagai PRT tiba di Taiwan 1 Maret 2009. Dia termasuk residen/penduduk karena akan tinggal selama 10 bulan hingga 31 Desember 2009 nanti. Gaji yang diterimanya per bulan adalah NT$ 15,840. Maka, Maret – Desember 2009 total pendapatannya adalah: NT$ 15,840 X 10  = NT$ 158,400. Pajak yang harus dibayar: 158,400 (-) 218,333 (x) 6 % = - NT$ 3,596 (Tidak perlu bayar pajak: RESIDEN DENGAN PENDAPATAN NT$ 15,840)

 Apabila seseorang itu non-residen (tinggal di Taiwan KURANG dari 183 hari/kurang dari 6 bulan per tahunnya), maka jumlah pajak yang harus dibayarnya adalah: 

Total Pendapatan setahun  (X)  20% atau 6 %

 

Contoh 4: Si D bekerja di pabrik tiba di Taiwan 01 Oktober 2009 dengan pendapatan NT$ 25,920 (gaji + lembur). Hingga Desember 2009, masa tinggalnya di Taiwan tidak akan mencapai 183 hari / 6 bulan. Maka, dalam tahun tersebut dia dikategorikan NON RESIDEN. Perhitungan pajaknya: 

  • Total Pendapatan 3 bulan (Oktober – December 2009) X 20 %
    • 25,920 X 3 X 20 %
    • 77,760 X 20 %   
    • = NT$ 15,552 (Jumlah pajak yang harus dibayar)

 

 Contoh 5: Si E bekerja di pabrik tiba di Taiwan 01 Oktober 2009 dengan pendapatan NT$ 17,280 + Lembur: NT$ 4,000 = NT$ 21,280. Hingga Desember 2009, masa tinggal di Taiwan tidak akan mencapai 183 hari. Maka, yang bersangkutan dikategorikan NON RESIDEN.

Perhitungan Pajaknya:

Total Pendapatan 3 bulan (Oktober – Desember 2009)  X  6 %  = NT$ 3,830

 Contoh 6: Si F tiba di Taiwan 01 Oktober 2009 bekerja sebagai Caregiver/PRT dengan pendapatan NT$ 15,840 per bulan. Hingga Desember 2009 nanti, masa tinggalnya di Taiwan tidak akan mencapai 183 hari. Maka, yang bersangkutan dikategorikan NON RESIDEN.

Perhitungan Pajaknya:

Total Pendapatan 3 bulan (Okt. – Desember 2009)  X  6 %   = NT$ 2,851

 Beberapa kesimpulan:

v     Perhitungan pajak untuk tahun kontrak yang telah lewat (misalnya tahun 2006, 2007 dan 2008) yaitu sebelum diberlakukannya aturan pajak Baru Januari 2009, tetap mengikuti aturan pajak yang lama. Dengan demikian, bila pada tahun-tahun itu seorang pekerja adalah NON RESIDEN, maka potongan pajak tahun tersebut tetap harus membayar 20 %

v     Untuk perhitungan pajak yang baru, status residen (penduduk) atau non residen (bukan penduduk) dihitung setiap tahun

v     Para pekerja di sektor non formal seperti: PRT dan Caregiver hanya membayar pajak 6 % bila dalam tahun tersebut berstatus non-residen; dia tidak perlu membayar pajak (atau seluruh potongan pajaknya harus dikembalikan) bila dia berstatus residen dalam tahun tersebut

v     Para pekerja di sektor formal: pabrik, bangunan, perawat di panti jompo atau nelayan

  • ada kemungkinan membayar pajak 20 % bila total pendapatannya (gaji pokok + lembur) mencapai NT$ 25,920 atau lebih dengan status non-residen
  • Bisa juga tidak perlu membayar pajak (bebas pajak) bila berstatus residen dan tiba di Taiwan antara Maret – 01 Juli dengan total pendapatan sebulan (gaji pokok + lembur) tidak lebih dari NT$ 20,830 per bulan

v     Tax Exemption disesuaikan dengan jumlah bulan tinggal/bekerja di Taiwan

  • Maksimal Tax Exemption adalah NT$ 262,000 untuk yang bekerja/tinggal selama 12 bulan (penuh dalam setahun);
  • sedangkan untuk yang tinggal kurang dari 12 bulan, misalnya 11 atau 10 bulan, maka tax exemption dihitung dengan menggunakan rumus:
262,000 : 12 X jumlah bulan menetap di Taiwan

 Jadi, seseorang yang tiba di Taiwan bulan Februari, besarnya Tax Exemption adalah: 262,000 : 12 X 11  = NT$ 240,166

v     Pelaporan pajak/pengurusan pembayaran pajak (tax filing): antara tanggal 01 – 31 Mei (pajak tahun sebelumnya)

v     Pengembalian sisa pajak (tax refund): 4 bulan setelah pelaporan pajak (bulan September) dan selambat-lambatnya akhir April tahun berikutnya

v     Rumus Umum Perhitungan Pajak Non Residen

  1. Non Residen Tahun kedatangan/kepulangan – Pabrik/sektor formal:
Total Jumlah hari tinggal di Taiwan di tahun kedatangan X 34,08 (mis; tiba 01 Nopember = 60 hari: 60 X 34,08 = NT$ 2,045) 

2.      Non Residen Tahun kedatangan/kepulangan – PRT/Caregiver/Sektor Informal:

Total jumlah hari tinggal di Taiwan di tahun kedatangan X 31,2  (mis: tiba 01 Nopember = 60 hari: 60 x 31,2 = NT$ 1,872)

 

PERHITUNGAN TAX EXEMPTION 2008-2009

(BESAR PENDAPATAN TIDAK KENA PAJAK)

 

BULAN KEDATANGAN

TOTAL TAX EXEMPTION

JANUARI

NT$ 262,000

FEBRUARI

NT$ 240,166

MARET

NT$ 218,333

APRIL

NT$ 196,497

MEI

NT$ 174,666

JUNI

NT$ 152,833

JULI

 NON-RESIDEN ( tanpa TAX EXEMPTION)

AGUSTUS

 NON-RESIDEN (tanpa TAX EXEMPTION)

SEPTEMBER

NON-RESIDEN (tanpa TAX EXEMPTION)

OKTOBER

NON-RESIDEN (tanpa TAX EXEMPTION)

NOPEMBER

NON-RESIDEN (tanpa TAX EXEMPTION)

DESEMBER

NON-RESIDEN (tanpa TAX EXEMPTION)

Catatan:

v      Tax exemption hanya berlaku bagi yang tiba di Taiwan antara Januari – 01 Juli

v      Jumlah tax exemption berubah dan disesuaikan dengan lamanya tinggal di Taiwan, rumus perhitungannya:

262,000 : 12  X jumlah bulan tinggal di Taiwan

Ringkasan Peraturan Pajak 2009 

Tax Exemption (Total pendapatan setahun BEBAS pajak)

Kategori

Pendapatan

Pajak

Rumusan Perhitungan Pajak

Besar Pajak
Gaji Lembur
    

NT$ 262,000

Residen / Penduduk(tinggal di Taiwan setiap tahunnya LEBIH DARI 183 HARI = 6 BULAN) 17,280 + Lembur

6 %

Total Pendapatan setahun (-) Tax Exemption (x) 6 %   
15,840

6 %

Total Pendapatan setahun (-) Tax Exemption (x) 6 %  BEBAS PAJAK
Non-Residen / bukan Penduduk (tinggal di Taiwan setiap tahunnya KURANG dari 183 hari)  25,920 atau lebih

20 %

Total pendapatan setahun (x) 20 % Tidak ada pengembalian pajak
 17,280 + Lembur

6 %

Total Pendapatan setahun (x) 6 % Tidak ada pengembalian pajak
 15,840

6 %

Total Pendapatan setahun (x) 6 % Tidak ada pengembalian pajak
             

 

*Pertanyaan, koreksi dan klarifikasi silahkan dialamatkan kepada:

Rm. Karolus Suwendi

Migrant Workers’ Concern Desk (MWCD) – Taipei City

201, 2F, No.51, Chung Shan North Road, Sec. 3, Taipei City

Tel. (02) – 2595-9926 /2595-5715 atau  Fax (02)-2595-6471

 

 


[1] Taxable Incomes atau pendapatan yang dikenai pajak:

  • Lembur:
    • bila lebih dari 46 jam/bulan untuk pria
    • bila lebih dari 24 jam/bulan untuk wanita
    • Uang Makan: bila lebih dari NT$ 1,800/bulan

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.