Posted by: ipit08 | September 9, 2009

THR: Tunjangan Hari Raya

Assalamualaikum wr. wb.

Rekan seperjuangan anggota dan pembaca blog IPIT
yang dimuliakan Allah,

Terlebih dahulu selamat menjalankan ibadah puasa kepada Muslim yang melaksanakan nya, salut dan hormat saya sampaikan, mengingat situasi dan kondisi di Formosa ini sangat berbeda jauh dengan kebiasaan dan adat turun temurun bangsa kita di Indonesia sana, terutama dalam menjalani bulan puasa, bulan ibadah dan penuh magfirah…

Seperti kebiasaan yang lain menjelang lebaran (Hari Raya Idul Fitri) Pemerintah Indonesia melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengumumkan adanya tunjangan kepada setiap pekerja menjelang datangnya hari raya tersebut.

Hal ini diharapkan pemerintah sebagai alah satu upaya pendorong semangat dan sumber tanggung jawab yang lebih juga loyalitas yang tinggi baik dari pekerja ke perusahaan/majikan, maupun dari majikan/perusahaan kepada pekerja nya.

Tunjangan kepada pekerja yang telah bekerja melebihi dua belas bulan adalah sebesar 1 bulan gaji. Sementara kepada pekerja di bawah satu tahun dan di atas tiga bulan, adalah menghitung berapa lama pekerja itu bekerja, kemudian dibagi 12 kemudian di kali gaji satu bulan.

Pemberian uang tunjangan itu tidak boleh terlambat, paling telat harus sudah diberikan minimal tujuh hari sebelum hari raya tiba.

Hal ini seperti yang tertera pada SURAT EDARAN Nomor : SE.314/MEN/PHIJSK-PKKAD/VI

II/2009 TENTANG PEMBAYARAN TUNJANGAN HARI RAYA KEAGAMAAN

Kembali kepada kita yang nota bene juga pekerja, juga beragama dan melebihi masa kerja satu tahun, adakah konpensasi THR seperti pekerja di tanah air yang tunjangan nya dijamin oleh peraturan pemerintah?

Alih-alih kita mendapat THR, untuk menjalankan ibadah saja (puasa dan shalat 5 waktu yang wajib) masih banyak rekan kerja saudara sebangsa dan se-tanah air yang tidak bisa leluasa menjalankan.

Maklum karena kita tinggal di negara yang non Muslim, tapi adakah upaya pemerintah untuk memberikan pengertian kepada segenap majikan di Formosa ini untuk memberikan kebebasan dan menghormati para pekerja nya yang akan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan nya masing-masing?

Bukankah beragama dan beribadah itu adalah hak azasi manusia?
Kenapa pemerintah Indonesia tidak menekankan kepada pemerintah Taiwan (mungkin dalam hal ini Depnaker Taiwan) untuk memberikan sebuah semacam penawaran; Kami siap mengirimkan tenaga kerja ke negara Anda, asal Anda siap menerima konsekuensinya, diantaranya mau menaati kesepakatan / peraturan untuk memberikan kebebasan terlebih dahulu kepada tenaga kerjanya untuk menjalankan ibadah.

Adakah pemerintah Indonesia menggaris bawahi permasalahan ini?
Hidup di negeri Formosa yang serba wahh… di tambah sedikitnya kesempatan WNI untuk beribadah (mayoritas karena tekanan dari majikan) hal ini semakin memperdalam jurang kemiskinan ahlak dan aqidah.

Kenapa pemerintah Philipin mau mempertahankan hak pekerja yang dikirimkan nya ke Formosa ini untuk beribadah pada hari minggu (mayoritas TKA Philipin adalah Kristen dan beribadah pada hari Minggu) sementara pemerintah Indonesia dalam hal ini tinggal diam saja?

Apakah ada pendiskriminasian antara pegawai/buruh di dalam negeri dengan buruh di luar negeri?
kenapa di dalam negeri mendapat jaminan akan THR sementara di luar negeri wow, jauhhhh….?

Alih-alih mendapat THR, bahkan masih banyak rekan kerja kita yang menerima gaji tidak tepat waktu, dipegang oleh majikan atau agency nya.

Mari kita renungkan persoalan ini.
Berharap ke-depan nya pemerintah Indonesia tidak tanggung dalam melindungi dan memperjuangkan hak pekerja nya yang berada di luar negeri.
Berharap kita bisa bebas menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan kita.
Berharap para majikan di Formosa mau menerima WNI sebagai pekerja nya, termasuk mau pula menerima adat dan kebiasaan serta budaya dan agama si WNI tersebut selama tidak merugikan dan mengganggu kepentingan umum.

Mari kita pikirkan bersama, siapa tahu Boss kita menjelang lebaran akhir bulan ini mau memberikan THR nya kepada kita  ^_^

       (saya gak nolak)
Wassalamualaikum wr. wb.

              -okti li-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: